Selasa, 20 Juni 2017

tentang bullshit


Maaf, beberapa hal memang kelihatan tidak masuk akal bagi mu. Beberapa hal kau putuskan untuk tidak mempercayaiku. Tapi yang tidak aku ketahui adalah apakah benar hanya sebagian hal yang tak kau percaya, atau bahkan seutuhnya kau memang tidak mempercayaiku.
Aku tahu aku tak bisa meyakinkan mu atas apapun yang ku lakukan. Tapi aku tetap percaya terhadap mu, meskipun kau tak perduli itu. Kamu harus tahu, bahwa kepercayaan adalah hal yang paling ku butuhkan, dan kamu pasti tahu bagaimana jika kebutuhan itu tak terpenuhi. Aku sedih menerima kenyataan kau tidak mempercayaiku
Ibu ku pernah mengatakan dan meyakinkan ku dulu pada saat aku kecil “ayah ku akan segera kembali” tapi sampai ibuku lupa apakah ia pernah mengatakan hal itu ayahku tak pernah kembali. Aku benci pembohong dan kebohongan. Bagaimana mungkin aku melakukan itu hanya untuk menyenangkan hati sesaat dan memuramkan batin untuk waktu yang begitu lama.
Aku tetap mempercayaimu, masih terus mengagumi mu, dan aku tidak akan pernah memaksa mu untuk percaya pada ku. Sama seperti yang pernah ku katakan “hanya aku dan Tuhan yang tahu”, kita punya cctv alami di dunia yang tidak akan pernah bisa berbohong. Jika kau tidak percaya pada ku, maka percayalah pada Tuhan ia tidak mungkin menutupi kesalahanku terlalu lama.

salam dariku, yang kau tuduh bullshit
20 juni 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar