Maaf, beberapa hal memang kelihatan tidak masuk akal bagi mu. Beberapa
hal kau putuskan untuk tidak mempercayaiku. Tapi yang tidak aku ketahui adalah
apakah benar hanya sebagian hal yang tak kau percaya, atau bahkan seutuhnya kau
memang tidak mempercayaiku.
Aku tahu aku tak bisa meyakinkan mu atas apapun yang ku lakukan.
Tapi aku tetap percaya terhadap mu, meskipun kau tak perduli itu. Kamu harus
tahu, bahwa kepercayaan adalah hal yang paling ku butuhkan, dan kamu pasti tahu
bagaimana jika kebutuhan itu tak terpenuhi. Aku sedih menerima kenyataan kau
tidak mempercayaiku
Ibu ku pernah mengatakan dan meyakinkan ku dulu pada saat aku kecil “ayah
ku akan segera kembali” tapi sampai ibuku lupa apakah ia pernah mengatakan hal
itu ayahku tak pernah kembali. Aku benci pembohong dan kebohongan. Bagaimana mungkin
aku melakukan itu hanya untuk menyenangkan hati sesaat dan memuramkan batin
untuk waktu yang begitu lama.
Aku tetap mempercayaimu, masih terus mengagumi mu, dan aku tidak
akan pernah memaksa mu untuk percaya pada ku. Sama seperti yang pernah ku
katakan “hanya aku dan Tuhan yang tahu”, kita punya cctv alami di dunia yang
tidak akan pernah bisa berbohong. Jika kau tidak percaya pada ku, maka
percayalah pada Tuhan ia tidak mungkin menutupi kesalahanku terlalu lama.
salam dariku, yang kau tuduh bullshit
20 juni 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar